Posted by : Fahri Hidayat Rabu, 15 Agustus 2012

NILAH.COM, Bandung - Pengamat politik dan ekonomi Indonesia Faisal Basri menilai calon perseorangan akan bisa mewarnai Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Barat 2013-2018. "Kalau Jateng saja yang harus mengumpulkan enam juta KTP untuk syarat calon perseorang bisa dan DKI Jakarta yang diwakili saya bisa, masa Jabar tidak bisa," kata Faisal di Bandung, Rabu Malam. Faisal yang kini adalah calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur perseorangan (independen) optimistis calon independen bisa mewarnai pesta demokrasi akbar tingkat provinsi di Jawa Barat. Hal itu dikatakan Faisal Basri saat berkunjung ke Sekretariat Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bammus) Jabar Jalan Galunggung Kota Bandung. Faisal berkeyakinan bahwa calon perseorangan pun bisa berlaga di pemilihan kepala daerah seperti calon yang diusung oleh partai politik. "Menurut saya, jalur independen merupakan jalan untuk mencapai perubahan di mana rakyat Indonesia sudah apatis terhadap partai politik," kata pria yang berpasangan bersama Biem Benjamin di Pilkada DKI Jakarta ini. Menurut dia bahwa dasar hukum untuk maju sebagai calon independen juga sudah ada, yakni putusan Mahkamah Konstitusi 2007 yang mengabulkan judicial review untuk calon dari jalur independen. Oleh karena itu, kata dia, para calon pemimpin dari jalur independen bisa masuk ke arena politik secara langsung. "Sekali lagi saya utarakan kalau di DKI Jakarta saja bisa dan berhasil, lalu diikuti oleh Jawa Tengah dan kalau Jateng saja bisa kenapa Jabar tidak," katanya. Kedatangan Faisal Basri ke Sekretariat Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bammus) Jabar, seperti hendak menggalang dukungan dari masyarakat Jawa Barat, khususnya Bandung. "Dan menurut statistik 19 persen warga Jabar tinggalnya itu di Ibu Kota Jakarta. Kemudian warga Jabar merupakan warga terbesar ketiga di DKI setelah warga Betawi," katanya. Faisal berharap, warga Provinsi Jawa barat yang berada di daerah Jakarta mau memilihnya karena dirinya yang berprofesi sebagai dosen ekonomi Universitas Indonesia (UI) adalah satu-satunya orang Bandung yang mengikuti Pilkada DKI Jakarta. "Tidak ada orang Jabar di sana selain saya yang mengikuti Pulgub DKI. Saya lahir di Bandung. Kakek nenek saya kuburannya di TPU Sirnaraga (Jalan Pandu Bandung) sini," kata Faisal.[ito]

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

- Copyright © JAWA BARAT, zona 2013 -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -